Sharing File dan Folder pada Jaringan LAN
Agar data folder dan dokumen dapat diakses dari komputer lain, maka kita harus melakukan sharing folder. Berikut ini adalah cara untuk melakukan sharing folder.
1. Cari dan aktifkan folder yang akan di-share yang terdapat di drive d:\.
2. Klik menu File > Properties.
3. Klik pada tab Sharing yang terdapat pada bagian atas kotak dialog, maka akan muncul kotak dialog seperti gambar di samping.
4. Klik pada check box “Share this folder on the network”.
5. Ketikkan nama share yang diinginkan pada Share name yang terdapat di bawahnya.
6. Aktifkan check box “Allow network users to change my files”
7. Klik OK, maka folder yang di-share akan berganti ikon menjadi folder shared.
Rabu, 25 Januari 2017
Bab 2 : Dasar - Dasar Sistem Jaringan Internet dan Intranet
2.1 Pengertian Jaringan Komputer
Jaringan komputer merupakan hubungan komputer satu sama lain dengan menggunakan protokol komunikasi melalui media transmisi, dapat menggunakan hardware dan software bersama-sama sehingga dapat saling berbagi data, proses, informasi, dan melakukan komunikasi. Jaringan komputer memberikan pelayanan yang lebih cepat, dinamis, dan menjanjikan.
Jaringan komputer dapat mempercepat pendistribusian data dan informasi untuk menunjang keputusan. Para pengguna jaringan komputer yang terhubung dengan internet dapat saling berkomunikasi walaupun berbeda negara. Begitu juga pada jaringan komputer lokal. Jaringan komputer memungkinkan penggunaan fasilitas bersama-sama seperti printer, harddisk, scanner, program aplikasi tertentu, dan perangkat lainnya. Komputer utama (server) dihubungkan ke komputer lain (client) menggunakan jaringan kabel (wired) maupun tanpa kabel (wireless), sehingga fasilitasnya dapat digunakan oleh komputer lain.Sistem jaringan komputer yang digunakan dalam sistem administrasi lembaga pendidikan dapat memberikan perlindungan terhadap data. Jaminan perlindungan data tersebut diberikan kepada pengguna berupa password, serta teknik perlindungan terhadap harddisk.Secara umum, setiap komputer yang mengirim data lewat jaringan dapat disebut server, sementara komputer yang menerima data dapat disebut client. Fileserver menunjuk pada komputer dalam jaringan dengan satu tujuan, yaitu mengirim dan menerima file data. Komputer ini tidak memproses atau mengubah data yang dikirim. Bahkan komputer ini tidak mengetahui jenis data yang dikirimnya. Dengan perkataan lain, server tidak perlu tahu apakah file berupa dokumen teks, gambar, grafik, atau yang lainnya. Sebaliknya, komputer ini sibuk menjawab permintaan dari komputer client atas file yang disimpannya. Sedangkanfile, jenis data yang dikandungnya, serta apa yang dapat diperbuat dengan file tersebut sepenuhnya diserahkan kepada perangkat lunak di komputer client. Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah untuk mengantarkan informasi secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima.
2.2 Manfaat Jaringan Komputer
Jaringan komputer memiliki beberapa manfaat dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri. Manfaat-manfaat tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
1. Media berbagi sumber daya (sharing resources)
Setiap orang yang ada pada jaringan dapat berbagi program, database, hardware, atau sumber daya lainnya tanpa terpengaruh lokasi maupun pengaruh dari pemakai. Dengan demikian sumber daya yang diperlukan dapat dikurangi.
2. Media komunikasi
Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antarpengguna, baik untuk telekonferensi maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya. Dengan demikian, orang-orang yang jaraknya berjauhan akan lebih mudah untuk bekerjasama.
3. Media integrasi data
Pembangunan jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat. Setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya. Dengan adanya jaringan komputer, maka pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah, karena adanya kemampuan berbagi peralatan melalui jaringan.
4. Media keamanan data
Sistem jaringan komputer memberikan perlindungan terhadap data. Jaminan keamanan tersebut diberikan melalui pengaturan hak akses para pemakai dan password, serta perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif, sumber daya lebih efisien, dan informasi terkini.
2.3 Komponen Dasar Jaringan Komputer
Jaringan internet pada dasarnya merupakan jaringan komunikasi data yang terbangun dari komputer-komputer individual atau kumpulan-kumpulan jaringan komputer skala kecil yang saling terintegrasi. Agar komputer dapat terkoneksi ke dalam suatu jaringan, baik secara lokal area maupun internet, maka komponen dasar yang diperlukan adalah koneksi fisik (physical connection), koneksi logis (logical connection), dan aplikasi (application).
1. Koneksi Fisik (Physical Connection)
Koneksi fisik sebagai penghubung antara adapter card (Modem, NIC) dari komputer ke dalam suatu jaringan. Transfer data yang mengalir dalam koneksi fisik menggunakan transfer sinyal melalui media (kabel atau gelombang). Komponen yang diperlukan agar terjadinya koneksi fisik adalah perangkat keras komputer dan perangkat keras jaringan, seperti komputer yang terhubung dengan modem.
2. Koneksi Logis (Logical Connection)
Koneksi logis adalah suatu koneksi yang menggunakan protokol atau aturan yang digunakan oleh komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya. Protokol juga berfungsi sebagai media dalam mentransmisikan atau menerima data dan informasi ke dalam suatu jaringan (TCP/IP). Komponen yang diperlukan agar terjadinya koneksi logis adalah protokol dan standar. Protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasidata. Sedangkan standar adalah suatu hal yang penting dalam penciptaan dan pemeliharaan sebuah kompetisi pasar dari penyedia layanan komunikasi, khususnya internet. Sebuah komputer agar terhubung ke jutaan komputer di seluruh dunia membutuhkan koneksi internet. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan koneksi GPRS, 3G, atau protokol lainnya kepada penyedia layanan internet.
3. Aplikasi (Application)
Aplikasi adalah suatu kumpulan perintah atau kombinasi dari seluruh perintah yang bekerja bersama protokol dan digunakan sebagai media dalam menampilkan data atau informasi (web browser, FTP). Aplikasi web browser antara lain adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox, dan Opera. Sedangkanaplikasi FTP (File Transfer Protocol) antara lain adalah WS-FTP, Go!Zilla, dan Cute-FTP.
2.4 Jaringan Berdasarkan Area Kerja
Jaringan komputer berdasarkan area kerjanya dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu:
1. Local Area Network (LAN)
Jaringan ini menghubungkan antar-PC (Personal Computer) atau server yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh, seperti di dalam gedung atau satu area bangunan dengan radius maksimum 10 km. Pada jaringan lokal ini, kecepatan pengiriman data relatif tinggi, yaitu antara 1–100 Mbps. Biasanya, jaringan lokal ini dimiliki dan dioperasikan oleh satu lembaga tanpa menggunakan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum. Jaringan komputer di lembaga pendidikan umumnya tergolong LAN.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan ini memiliki radius 10–50 km. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antarkantor dalam suatu kota dengan kecepatan transmisi antara 45–600 Mbps. Untuk membentuk jaringan MAN, dapat memanfaatkan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum atau menggunakan paket program radio.
3. Wide Area Network (WAN)
Jaringan ini memiliki radius sangat besar, menghubungkan LAN dan MAN melewati batas geografis mencakup antarwilayah, antarnegara, dan antarbenua, serta bersifat milik umum. WAN memiliki kecepatan transmisi di bawah 1 Mbps.
4. Internet
Internet adalah sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang menghubungkan seluruh sistem jaringan komputer di seluruh dunia. Internet merupakan kumpulan dari sejumlah LAN, MAN, dan WAN dari berbagai tempat di seluruh dunia. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan internet dapat berkomunikasi dalam bentuk pertukaran data dan informasi secara langsung.
2.5 Perengkat Keras Jaringan Komputer
Untuk meningkatkan kemampuan manajemen jaringan lokal, kalian dapat menggabungkan dua atau lebih jaringan lokal. Penggabungan ini disebut Interconnection Network. Untuk menggabungkan jaringan-jaringan lokal itu dibutuhkan beberapa peralatan sebagai berikut.
1. Komputer Server
Server adalah sistem komputer yang berjalan terus menerus di jaringan dengan tugas untuk melayani komputer client dalam jaringan. Secara fisik, server hampir serupa dengan komputer pada umumnya, meski konfigurasi hardware lebih sering dioptimisasi untuk memenuhi peranannya sebagai server. Perbedaan antara server dan komputer pada umumnya lebih terletak pada software yang digunakan. Server juga secara sering menjadi host dalam mengontrol hardware yang akan di-share pada workstation seperti printer (print server) dan sistem file (file server). Proses sharing baik untuk kontrol akses dan keamanan dapat mengurangi biaya untuk duplikasi hardware, sehingga penggunaan hardware dapat optimal.
2. Komputer Client
Komputer client adalah komputer yang digunakan untuk melakukan pengolahan data yang diambil dari komputer server. Komputer client menerima pelayanan dari komputer server.
3. LAN Card
LAN card adalah kartu jaringan yang berupa papan elektronik yang akan dipasang pada setiap komputer yang terhubung pada jaringan (baik server maupun client). Saat ini, banyak sekali jenis kartu jaringan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diketahui dari kartu jaringan seperti tipe kartu, jenis protokol, dan tipe kabel yang didukungnya.
4. Hub
Hub adalah suatu perangkat yang memiliki banyak port. Hub berfungsi untuk menghubungkan komputer server ke beberapa komputer client sehingga akan membentuk suatu jaringan dengan topologi star. Pada jaringan yang umum, sebuah port akan menghubungkan hub dengan komputer server. Sementara port yang lain digunakan untuk menghubungkan hub dengan beberapa komputer client.
5. Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor adalah kabel jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain dalam satu jaringan. Kabel yang umum digunakan di jaringan adalah kabel UTP. Sedangkan konektor yang umum digunakan adalah konektor RJ-45.
6. Repeater
Repeater hampir sama seperti hub. Repeater merupakan alat sederhana yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal yang melewatinya. Dua subjaringan yang dihubungkan oleh perangkat ini memiliki protokol yang sama dengan jarak yang berjauhan, sehingga komunikasi di antara kedua subjaringan tersebut dapat ber-
langsung dengan baik.
7. Bridge
Bridge (jembatan), sesuai dengan namanya, berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah, baik jaringan yang sama maupun berbeda. Bridge memetakan alamat jaringan dan hanya memper- bolehkan lalu lintas data yang diperlukan.
8. Router
Cara kerja router mirip dengan bridge. Perbedaannya, router adalah penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protokol tertentu. Sebuah router biasanya terletak pada sebuah gateway, tempat di mana dua atau lebih jaringan terkoneksi satu sama lainnya.
9. Gateway
Gateway digunakan untuk interkoneksi jaringan di mana masing-masing jaringan memiliki arsitektur yang sangat berbeda. Banyaknya protokol komunikasi menyebab-
kan dibutuhkannya gateway dalam suatu jaringan. Gateway menerjemahkan protokol sehingga menjadi compatible (cocok) agar komunikasi data di jaringan dapat bekerja dengan baik.
Pada Interconnection Network, komputer-komputer client terhubung ke komputer server melalui hub menggunakan kabel dan konektor. Kemudian agar komunikasi data di jaringan yang lebih besar (internet) berjalan dengan baik, maka diperlukan gateway dan router. Koneksi ke ISP (Internet Service Provider) akan menghubung-
kan jaringan tersebut ke internet seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.15.
2.6 Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan komputer adalah pola hubungan antarkomputer dalam suatu jaringan. Pola ini berkaitan dengan media dan metode akses yang digunakan. Ada berbagai macam topologi yang dapat digunakan, tetapi bentuk topologi yang utama adalah topologi bus, ring, dan star.
A. Topologi Bus
Pada pola topologi bus, semua terminal komputer terhubung ke jalur komunikasi. Informasi yang dikirim akan melalui semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat yang tercantum dalam data atau informasi yang dikirim sesuai dengan alamat terminal yang dilewati, maka data atau informasi tersebut akan diterima dan diproses. Jika alamat tidak sesuai, maka informasi akan diabaikan oleh terminal yang dilewati.
B. Topologi Ring
Topologi ini hampir mirip dengan topologi bus, hanya saja kedua terminal komputer yang berada di ujung saling berhubungan sehingga dapat berbentuk lingkaran. Setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Jika bukan untuknya, informasi dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Setiap terminal dalam LAN saling tergantung sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer dalam jaringan ini, maka seluruh LAN akan terganggu.
C. Topologi Star
Topologi star memiliki satu komputer pusat sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi. Komputer-komputer lain terhubung padanya dan pengiriman data dari satu terminal ke terminal lainnya melalui komputer pusat. Komputer pusat akan menyediakan jalur komunikasi khusus untuk dua terminal yang akan berkomunikasi. Sebagai contoh penggunaan topologi star adalah jaringan telepon.Faktor-faktor pemilihan topologi jaringan antara lain sebagai berikut.
a. Biaya, sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan organisasi.
b. Kecepatan, sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan oleh sistem.
c. Lingkungan, adakah faktor lingkungan yang berpengaruh. d. Ukuran (skalabilitas), berapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus.
e. Konektivitas, apakah pemakai yang lain perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi.
2.7 Media Transmisi Jaringan Komputer
Media transmisi yang digunakan jaringan komputer sebagai sarana penghubung ada dua macam, yaitu sebagai berikut.
A. Media Transmisi menggunakan Kabel (Wired Network)
Hampir semua jaringan komputer yang ada saat ini menggunakan kabel sebagai sarana penghubung. Media ini memiliki keterbatasan jangkauan dan tidak efisien karena banyak memakai tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel ini biasanya digunakan dalam area lokal, misalnya dalam satu gedung atau antargedung dalam satu lembaga pendidikan. Bila sumber data dan penerima memiliki jarak yang tidak terlalu jauh, kabel memang dapat digunakan sebagai media transmisi. Kabel yang sering digunakan antara lain sebagai berikut.
1. Twisted Pair
Kabel twisted pair ini sudah banyak dikenal karena merupakan kabel yang biasa digunakan dalam saluran telepon. Kabel ini terdiri dari dua jenis, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP). Kelebihannya adalah selain harganya murah, juga mudah dalam membangun instalasi. Sedangkan kekurangannya adalah memiliki kecepatan yang terbatas, yaitu hingga 1 Gbps dan mudah terpengaruh noise.
2. Coaxial
Kabel ini berisi kawat tembaga yang kaku dan keras sebagai intinya, dan sekelilingnya dilapisi bahan penyekat. Kabel coaxial ini terdiri dari dua jenis, yaitu kabel Coaxial Broadband (kabel 75 ohm) yang digunakan untuk transmisi analog dan kabel Coaxial Baseband (kabel 50 ohm) yang digunakan untuk transmisi digital. Kelebihan kabel ini adalah selain harganya relatif murah, juga tidak terganggu oleh noise. Kemampuan jarak jangkaunya mencapai 200 meter dengan kecepatan 10 Mbps.
3. Serat Optik (Fibre Optic)
Kabel serat optik memiliki ukuran kecil, mempunyai tiga komponen utama, yaitu media transmisi, sumber cahaya, dan detektor. Kabel ini memiliki jarak jangkauan mencapai 2 km dengan kecepatan tinggi 100 Mbps. Kelebihannya adalah memiliki kecepatan tinggi dan juga tidak terganggu noise. Sedangkan kekurangannya kabel serat optik ini masih termasuk kabel yang mahal.
B. Media Transmisi tanpa Kabel (Wireless Network)
Media transmisi tanpa kabel merupakan komunikasi data dalam jaringan komputer yang tidak memanfaatkan kabel sebagai media transmisi, melainkan berupa gelombang elektromagnetik. Jaringan tanpa kabel ini memberikan keunggulan kepada pemakai untuk dapat mengakses setiap saat di mana pun berada. Sedangkan kekurangannya adalah kemampuan transfer data lebih kecil dibandingkan dengan jaringan kabel. Pada media transmisi ini, masih sering terjadi gangguan sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan data. Jika sumber data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya sulit, maka dapat digunakan media transmisi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka yang dapat berupa:
1. Gelombang Mikro (Microwave)
Gelombang mikro terjemahan dari micro artinya kecil, wave artinya gelombang. Sehingga microwave berarti hubungan dengan menggunakan media transmisi radio gelombang pendek. Disebut pendek karena memang panjang gelombangnya hanya dalam satuan sentimeter saja. Transmisi gelombang mikro memiliki jangkauan yang pendek, sehingga jika digunakan dalam hubungan jarak jauh, diperlukan banyak stasiun repeater (pengulang). Pada umumnya, repeater dibangun pada jarak 50 km sampai 70 km, yang berfungsi untuk menerima sinyal, memperkuatnya, dan kemudian memancarkan kembali dalam bentuk yang lebih kuat ke stasiun repeater berikutnya.
2. Sistem Satelit
Sinyal yang dikirim stasiun gelombang mikro di bumi diterima oleh satelit yang berada di luar angkasa. Satelit berfungsi sebagai relay yang kemudian mengirimkan kembali ke stasiun gelombang mikro di belahan bumi lainnya.
3. Gelombang Radio untuk Seluler
Sistem telekomunikasi bergerak dengan sistem seluler digital, ada dua macam, yaitu GSM non-seluler yang memiliki cakupan daerah cukup luas dengan dilengkapi antena sebagai pemancar dan penguat sinyal serta GSM seluler yang dilengkapi sebuah sistem tower pengirim dan penerima yang disebut Base Transceiver Station (BTS).
4. Sinar Infra Merah
Sinar infra merah merupakan salah satu contoh media transmisi jarak dekat. Teknologi ini memiliki sifat line of sight, sehingga jika terhalang, maka aliran data dan informasi akan terhenti, serta mudah terinterferensi oleh sinar matahari. Teknologi sinar infra merah biasanya dipakai untuk komunikasi skala kecil, terutama untuk jaringan komputer lokal dalam satu ruang. Sinar ini banyak digunakan dalam penelitian untuk melakukan uji coba perangkat wireless. Contoh penerapan teknologi ini adalah remote control televisi.
5. Sistem Sinar Laser
Teknologi ini hampir sama dengan sinar infra merah, yaitu memiliki sifat line of sight. Teknologi ini mampu membawa data atau signal. Data yang dikirimkan melalui sinar laser ternyata jauh lebih besar daripada gelombang radio, microwave, dan peralatan elektrik lainnya. Teknologi ini digunakan untuk transmisi jarak jauh.
Jaringan komputer merupakan hubungan komputer satu sama lain dengan menggunakan protokol komunikasi melalui media transmisi, dapat menggunakan hardware dan software bersama-sama sehingga dapat saling berbagi data, proses, informasi, dan melakukan komunikasi. Jaringan komputer memberikan pelayanan yang lebih cepat, dinamis, dan menjanjikan.
Jaringan komputer dapat mempercepat pendistribusian data dan informasi untuk menunjang keputusan. Para pengguna jaringan komputer yang terhubung dengan internet dapat saling berkomunikasi walaupun berbeda negara. Begitu juga pada jaringan komputer lokal. Jaringan komputer memungkinkan penggunaan fasilitas bersama-sama seperti printer, harddisk, scanner, program aplikasi tertentu, dan perangkat lainnya. Komputer utama (server) dihubungkan ke komputer lain (client) menggunakan jaringan kabel (wired) maupun tanpa kabel (wireless), sehingga fasilitasnya dapat digunakan oleh komputer lain.Sistem jaringan komputer yang digunakan dalam sistem administrasi lembaga pendidikan dapat memberikan perlindungan terhadap data. Jaminan perlindungan data tersebut diberikan kepada pengguna berupa password, serta teknik perlindungan terhadap harddisk.Secara umum, setiap komputer yang mengirim data lewat jaringan dapat disebut server, sementara komputer yang menerima data dapat disebut client. Fileserver menunjuk pada komputer dalam jaringan dengan satu tujuan, yaitu mengirim dan menerima file data. Komputer ini tidak memproses atau mengubah data yang dikirim. Bahkan komputer ini tidak mengetahui jenis data yang dikirimnya. Dengan perkataan lain, server tidak perlu tahu apakah file berupa dokumen teks, gambar, grafik, atau yang lainnya. Sebaliknya, komputer ini sibuk menjawab permintaan dari komputer client atas file yang disimpannya. Sedangkanfile, jenis data yang dikandungnya, serta apa yang dapat diperbuat dengan file tersebut sepenuhnya diserahkan kepada perangkat lunak di komputer client. Tujuan dibangunnya suatu jaringan komputer adalah untuk mengantarkan informasi secara tepat dan akurat dari sisi pengirim ke sisi penerima.
2.2 Manfaat Jaringan Komputer
Jaringan komputer memiliki beberapa manfaat dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri. Manfaat-manfaat tersebut antara lain adalah sebagai berikut.
1. Media berbagi sumber daya (sharing resources)
Setiap orang yang ada pada jaringan dapat berbagi program, database, hardware, atau sumber daya lainnya tanpa terpengaruh lokasi maupun pengaruh dari pemakai. Dengan demikian sumber daya yang diperlukan dapat dikurangi.
2. Media komunikasi
Jaringan komputer memungkinkan terjadinya komunikasi antarpengguna, baik untuk telekonferensi maupun untuk mengirim pesan atau informasi yang penting lainnya. Dengan demikian, orang-orang yang jaraknya berjauhan akan lebih mudah untuk bekerjasama.
3. Media integrasi data
Pembangunan jaringan komputer dapat mencegah ketergantungan pada komputer pusat. Setiap proses data tidak harus dilakukan pada satu komputer saja, melainkan dapat didistribusikan ke tempat lainnya. Dengan adanya jaringan komputer, maka pengembangan peralatan dapat dilakukan dengan mudah, karena adanya kemampuan berbagi peralatan melalui jaringan.
4. Media keamanan data
Sistem jaringan komputer memberikan perlindungan terhadap data. Jaminan keamanan tersebut diberikan melalui pengaturan hak akses para pemakai dan password, serta perlindungan terhadap harddisk sehingga data mendapatkan perlindungan yang efektif, sumber daya lebih efisien, dan informasi terkini.
2.3 Komponen Dasar Jaringan Komputer
Jaringan internet pada dasarnya merupakan jaringan komunikasi data yang terbangun dari komputer-komputer individual atau kumpulan-kumpulan jaringan komputer skala kecil yang saling terintegrasi. Agar komputer dapat terkoneksi ke dalam suatu jaringan, baik secara lokal area maupun internet, maka komponen dasar yang diperlukan adalah koneksi fisik (physical connection), koneksi logis (logical connection), dan aplikasi (application).
1. Koneksi Fisik (Physical Connection)
Koneksi fisik sebagai penghubung antara adapter card (Modem, NIC) dari komputer ke dalam suatu jaringan. Transfer data yang mengalir dalam koneksi fisik menggunakan transfer sinyal melalui media (kabel atau gelombang). Komponen yang diperlukan agar terjadinya koneksi fisik adalah perangkat keras komputer dan perangkat keras jaringan, seperti komputer yang terhubung dengan modem.
2. Koneksi Logis (Logical Connection)
Koneksi logis adalah suatu koneksi yang menggunakan protokol atau aturan yang digunakan oleh komputer agar dapat berkomunikasi dengan komputer lainnya. Protokol juga berfungsi sebagai media dalam mentransmisikan atau menerima data dan informasi ke dalam suatu jaringan (TCP/IP). Komponen yang diperlukan agar terjadinya koneksi logis adalah protokol dan standar. Protokol adalah himpunan aturan-aturan main yang mengatur komunikasidata. Sedangkan standar adalah suatu hal yang penting dalam penciptaan dan pemeliharaan sebuah kompetisi pasar dari penyedia layanan komunikasi, khususnya internet. Sebuah komputer agar terhubung ke jutaan komputer di seluruh dunia membutuhkan koneksi internet. Untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan koneksi GPRS, 3G, atau protokol lainnya kepada penyedia layanan internet.
3. Aplikasi (Application)
Aplikasi adalah suatu kumpulan perintah atau kombinasi dari seluruh perintah yang bekerja bersama protokol dan digunakan sebagai media dalam menampilkan data atau informasi (web browser, FTP). Aplikasi web browser antara lain adalah Internet Explorer, Mozilla Firefox, dan Opera. Sedangkanaplikasi FTP (File Transfer Protocol) antara lain adalah WS-FTP, Go!Zilla, dan Cute-FTP.
2.4 Jaringan Berdasarkan Area Kerja
Jaringan komputer berdasarkan area kerjanya dibedakan menjadi empat kelompok, yaitu:
1. Local Area Network (LAN)
Jaringan ini menghubungkan antar-PC (Personal Computer) atau server yang berada di daerah yang tidak terlalu jauh, seperti di dalam gedung atau satu area bangunan dengan radius maksimum 10 km. Pada jaringan lokal ini, kecepatan pengiriman data relatif tinggi, yaitu antara 1–100 Mbps. Biasanya, jaringan lokal ini dimiliki dan dioperasikan oleh satu lembaga tanpa menggunakan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum. Jaringan komputer di lembaga pendidikan umumnya tergolong LAN.
2. Metropolitan Area Network (MAN)
Jaringan ini memiliki radius 10–50 km. MAN merupakan pilihan untuk membangun jaringan komputer antarkantor dalam suatu kota dengan kecepatan transmisi antara 45–600 Mbps. Untuk membentuk jaringan MAN, dapat memanfaatkan fasilitas dari perusahaan telekomunikasi umum atau menggunakan paket program radio.
3. Wide Area Network (WAN)
Jaringan ini memiliki radius sangat besar, menghubungkan LAN dan MAN melewati batas geografis mencakup antarwilayah, antarnegara, dan antarbenua, serta bersifat milik umum. WAN memiliki kecepatan transmisi di bawah 1 Mbps.
4. Internet
Internet adalah sebuah jaringan komputer yang sangat besar yang menghubungkan seluruh sistem jaringan komputer di seluruh dunia. Internet merupakan kumpulan dari sejumlah LAN, MAN, dan WAN dari berbagai tempat di seluruh dunia. Setiap komputer yang terhubung dengan jaringan internet dapat berkomunikasi dalam bentuk pertukaran data dan informasi secara langsung.
2.5 Perengkat Keras Jaringan Komputer
Untuk meningkatkan kemampuan manajemen jaringan lokal, kalian dapat menggabungkan dua atau lebih jaringan lokal. Penggabungan ini disebut Interconnection Network. Untuk menggabungkan jaringan-jaringan lokal itu dibutuhkan beberapa peralatan sebagai berikut.
1. Komputer Server
Server adalah sistem komputer yang berjalan terus menerus di jaringan dengan tugas untuk melayani komputer client dalam jaringan. Secara fisik, server hampir serupa dengan komputer pada umumnya, meski konfigurasi hardware lebih sering dioptimisasi untuk memenuhi peranannya sebagai server. Perbedaan antara server dan komputer pada umumnya lebih terletak pada software yang digunakan. Server juga secara sering menjadi host dalam mengontrol hardware yang akan di-share pada workstation seperti printer (print server) dan sistem file (file server). Proses sharing baik untuk kontrol akses dan keamanan dapat mengurangi biaya untuk duplikasi hardware, sehingga penggunaan hardware dapat optimal.
2. Komputer Client
Komputer client adalah komputer yang digunakan untuk melakukan pengolahan data yang diambil dari komputer server. Komputer client menerima pelayanan dari komputer server.
3. LAN Card
LAN card adalah kartu jaringan yang berupa papan elektronik yang akan dipasang pada setiap komputer yang terhubung pada jaringan (baik server maupun client). Saat ini, banyak sekali jenis kartu jaringan. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diketahui dari kartu jaringan seperti tipe kartu, jenis protokol, dan tipe kabel yang didukungnya.
4. Hub
Hub adalah suatu perangkat yang memiliki banyak port. Hub berfungsi untuk menghubungkan komputer server ke beberapa komputer client sehingga akan membentuk suatu jaringan dengan topologi star. Pada jaringan yang umum, sebuah port akan menghubungkan hub dengan komputer server. Sementara port yang lain digunakan untuk menghubungkan hub dengan beberapa komputer client.
5. Kabel dan Konektor
Kabel dan konektor adalah kabel jaringan yang digunakan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lain dalam satu jaringan. Kabel yang umum digunakan di jaringan adalah kabel UTP. Sedangkan konektor yang umum digunakan adalah konektor RJ-45.
6. Repeater
Repeater hampir sama seperti hub. Repeater merupakan alat sederhana yang berfungsi untuk memperbaiki dan memperkuat sinyal yang melewatinya. Dua subjaringan yang dihubungkan oleh perangkat ini memiliki protokol yang sama dengan jarak yang berjauhan, sehingga komunikasi di antara kedua subjaringan tersebut dapat ber-
langsung dengan baik.
7. Bridge
Bridge (jembatan), sesuai dengan namanya, berfungsi untuk menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah, baik jaringan yang sama maupun berbeda. Bridge memetakan alamat jaringan dan hanya memper- bolehkan lalu lintas data yang diperlukan.
8. Router
Cara kerja router mirip dengan bridge. Perbedaannya, router adalah penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protokol tertentu. Sebuah router biasanya terletak pada sebuah gateway, tempat di mana dua atau lebih jaringan terkoneksi satu sama lainnya.
9. Gateway
Gateway digunakan untuk interkoneksi jaringan di mana masing-masing jaringan memiliki arsitektur yang sangat berbeda. Banyaknya protokol komunikasi menyebab-
kan dibutuhkannya gateway dalam suatu jaringan. Gateway menerjemahkan protokol sehingga menjadi compatible (cocok) agar komunikasi data di jaringan dapat bekerja dengan baik.
Pada Interconnection Network, komputer-komputer client terhubung ke komputer server melalui hub menggunakan kabel dan konektor. Kemudian agar komunikasi data di jaringan yang lebih besar (internet) berjalan dengan baik, maka diperlukan gateway dan router. Koneksi ke ISP (Internet Service Provider) akan menghubung-
kan jaringan tersebut ke internet seperti yang ditunjukkan pada Gambar 2.15.
2.6 Topologi Jaringan Komputer
Topologi jaringan komputer adalah pola hubungan antarkomputer dalam suatu jaringan. Pola ini berkaitan dengan media dan metode akses yang digunakan. Ada berbagai macam topologi yang dapat digunakan, tetapi bentuk topologi yang utama adalah topologi bus, ring, dan star.
A. Topologi Bus
Pada pola topologi bus, semua terminal komputer terhubung ke jalur komunikasi. Informasi yang dikirim akan melalui semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat yang tercantum dalam data atau informasi yang dikirim sesuai dengan alamat terminal yang dilewati, maka data atau informasi tersebut akan diterima dan diproses. Jika alamat tidak sesuai, maka informasi akan diabaikan oleh terminal yang dilewati.
B. Topologi Ring
Topologi ini hampir mirip dengan topologi bus, hanya saja kedua terminal komputer yang berada di ujung saling berhubungan sehingga dapat berbentuk lingkaran. Setiap informasi yang diperoleh akan diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewati. Jika bukan untuknya, informasi dilewatkan sampai menemukan alamat yang benar. Setiap terminal dalam LAN saling tergantung sehingga jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer dalam jaringan ini, maka seluruh LAN akan terganggu.
C. Topologi Star
Topologi star memiliki satu komputer pusat sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi. Komputer-komputer lain terhubung padanya dan pengiriman data dari satu terminal ke terminal lainnya melalui komputer pusat. Komputer pusat akan menyediakan jalur komunikasi khusus untuk dua terminal yang akan berkomunikasi. Sebagai contoh penggunaan topologi star adalah jaringan telepon.Faktor-faktor pemilihan topologi jaringan antara lain sebagai berikut.
a. Biaya, sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan organisasi.
b. Kecepatan, sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan oleh sistem.
c. Lingkungan, adakah faktor lingkungan yang berpengaruh. d. Ukuran (skalabilitas), berapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus.
e. Konektivitas, apakah pemakai yang lain perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi.
2.7 Media Transmisi Jaringan Komputer
Media transmisi yang digunakan jaringan komputer sebagai sarana penghubung ada dua macam, yaitu sebagai berikut.
A. Media Transmisi menggunakan Kabel (Wired Network)
Hampir semua jaringan komputer yang ada saat ini menggunakan kabel sebagai sarana penghubung. Media ini memiliki keterbatasan jangkauan dan tidak efisien karena banyak memakai tempat untuk jaringan kabel. Jaringan kabel ini biasanya digunakan dalam area lokal, misalnya dalam satu gedung atau antargedung dalam satu lembaga pendidikan. Bila sumber data dan penerima memiliki jarak yang tidak terlalu jauh, kabel memang dapat digunakan sebagai media transmisi. Kabel yang sering digunakan antara lain sebagai berikut.
1. Twisted Pair
Kabel twisted pair ini sudah banyak dikenal karena merupakan kabel yang biasa digunakan dalam saluran telepon. Kabel ini terdiri dari dua jenis, yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dan Unshielded Twisted Pair (UTP). Kelebihannya adalah selain harganya murah, juga mudah dalam membangun instalasi. Sedangkan kekurangannya adalah memiliki kecepatan yang terbatas, yaitu hingga 1 Gbps dan mudah terpengaruh noise.
2. Coaxial
Kabel ini berisi kawat tembaga yang kaku dan keras sebagai intinya, dan sekelilingnya dilapisi bahan penyekat. Kabel coaxial ini terdiri dari dua jenis, yaitu kabel Coaxial Broadband (kabel 75 ohm) yang digunakan untuk transmisi analog dan kabel Coaxial Baseband (kabel 50 ohm) yang digunakan untuk transmisi digital. Kelebihan kabel ini adalah selain harganya relatif murah, juga tidak terganggu oleh noise. Kemampuan jarak jangkaunya mencapai 200 meter dengan kecepatan 10 Mbps.
3. Serat Optik (Fibre Optic)
Kabel serat optik memiliki ukuran kecil, mempunyai tiga komponen utama, yaitu media transmisi, sumber cahaya, dan detektor. Kabel ini memiliki jarak jangkauan mencapai 2 km dengan kecepatan tinggi 100 Mbps. Kelebihannya adalah memiliki kecepatan tinggi dan juga tidak terganggu noise. Sedangkan kekurangannya kabel serat optik ini masih termasuk kabel yang mahal.
B. Media Transmisi tanpa Kabel (Wireless Network)
Media transmisi tanpa kabel merupakan komunikasi data dalam jaringan komputer yang tidak memanfaatkan kabel sebagai media transmisi, melainkan berupa gelombang elektromagnetik. Jaringan tanpa kabel ini memberikan keunggulan kepada pemakai untuk dapat mengakses setiap saat di mana pun berada. Sedangkan kekurangannya adalah kemampuan transfer data lebih kecil dibandingkan dengan jaringan kabel. Pada media transmisi ini, masih sering terjadi gangguan sehingga memungkinkan terjadinya kehilangan data. Jika sumber data dan penerima data jaraknya cukup jauh atau medannya sulit, maka dapat digunakan media transmisi radiasi elektromagnetik yang dipancarkan melalui udara terbuka yang dapat berupa:
1. Gelombang Mikro (Microwave)
Gelombang mikro terjemahan dari micro artinya kecil, wave artinya gelombang. Sehingga microwave berarti hubungan dengan menggunakan media transmisi radio gelombang pendek. Disebut pendek karena memang panjang gelombangnya hanya dalam satuan sentimeter saja. Transmisi gelombang mikro memiliki jangkauan yang pendek, sehingga jika digunakan dalam hubungan jarak jauh, diperlukan banyak stasiun repeater (pengulang). Pada umumnya, repeater dibangun pada jarak 50 km sampai 70 km, yang berfungsi untuk menerima sinyal, memperkuatnya, dan kemudian memancarkan kembali dalam bentuk yang lebih kuat ke stasiun repeater berikutnya.
2. Sistem Satelit
Sinyal yang dikirim stasiun gelombang mikro di bumi diterima oleh satelit yang berada di luar angkasa. Satelit berfungsi sebagai relay yang kemudian mengirimkan kembali ke stasiun gelombang mikro di belahan bumi lainnya.
3. Gelombang Radio untuk Seluler
Sistem telekomunikasi bergerak dengan sistem seluler digital, ada dua macam, yaitu GSM non-seluler yang memiliki cakupan daerah cukup luas dengan dilengkapi antena sebagai pemancar dan penguat sinyal serta GSM seluler yang dilengkapi sebuah sistem tower pengirim dan penerima yang disebut Base Transceiver Station (BTS).
4. Sinar Infra Merah
Sinar infra merah merupakan salah satu contoh media transmisi jarak dekat. Teknologi ini memiliki sifat line of sight, sehingga jika terhalang, maka aliran data dan informasi akan terhenti, serta mudah terinterferensi oleh sinar matahari. Teknologi sinar infra merah biasanya dipakai untuk komunikasi skala kecil, terutama untuk jaringan komputer lokal dalam satu ruang. Sinar ini banyak digunakan dalam penelitian untuk melakukan uji coba perangkat wireless. Contoh penerapan teknologi ini adalah remote control televisi.
5. Sistem Sinar Laser
Teknologi ini hampir sama dengan sinar infra merah, yaitu memiliki sifat line of sight. Teknologi ini mampu membawa data atau signal. Data yang dikirimkan melalui sinar laser ternyata jauh lebih besar daripada gelombang radio, microwave, dan peralatan elektrik lainnya. Teknologi ini digunakan untuk transmisi jarak jauh.
Rangkuman
1. Internet (Interconnected Network) adalah jaringan global yang menghubungkan berjuta-juta komputer di seluruh dunia yang saling terhubung melalui jalur telepon kabel maupun satelit.
2. Intranet adalah jaringan komputer yang hampir sama dengan internet, namun cakupannya bersifat lokal.
3. Perkembangan Internet:
- Sekitar tahun 1969, Departemen Pertahanan Amerika melalui DARPA (Departement Advanced Research Projects Agency) membentuk ARPANET (Advanced Research Projects Administration).
- Pada awal 1980-an, dibentuk DARPA Internet, tetapi lama kelamaan disebut sebagai internet saja.
- Pada tahun 1986, terbentuk National Science Foundation Network (NSFNET).
- Pada tahun 1990, World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee.
- Pada tahun 1993, InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain.
- Sementara itu, Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet secara komersial pada tahun 1994.
4. Manfaat internet adalah adalah sebagai sarana mendapatkan informasi dengan cepat, sarana komunikasi dengan biaya murah, membentuk kelompok diskusi atau bisnis, sarana promosi, belanja online, mencari lowongan kerja dan beasiswa, sarana hiburan, dan media pertukaran data.
2. Intranet adalah jaringan komputer yang hampir sama dengan internet, namun cakupannya bersifat lokal.
3. Perkembangan Internet:
- Sekitar tahun 1969, Departemen Pertahanan Amerika melalui DARPA (Departement Advanced Research Projects Agency) membentuk ARPANET (Advanced Research Projects Administration).
- Pada awal 1980-an, dibentuk DARPA Internet, tetapi lama kelamaan disebut sebagai internet saja.
- Pada tahun 1986, terbentuk National Science Foundation Network (NSFNET).
- Pada tahun 1990, World Wide Web mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee.
- Pada tahun 1993, InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain.
- Sementara itu, Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet secara komersial pada tahun 1994.
4. Manfaat internet adalah adalah sebagai sarana mendapatkan informasi dengan cepat, sarana komunikasi dengan biaya murah, membentuk kelompok diskusi atau bisnis, sarana promosi, belanja online, mencari lowongan kerja dan beasiswa, sarana hiburan, dan media pertukaran data.
InfoKom
Jelajah Internet
Sebelum kalian menjelajahi internet, kalian harus terlebih dahulu
mengetahui jenis domain yang ditambahkan diakhir penulisan alamat. Nama
Domain bisa berupa negara, organisasi, atau akademik. Berikut ini adalah
beberapa nama domain yang sering kalian temui dalam internet.
- ac = Nama domain dari akademik
contoh : www.ipb.ac.id, www.itb.ac.id
- com = nama domain dari perusahaan
contoh : www.kompas.com, www.yahoo.com
- edu = nama domain untuk pendidikan (USA)
contoh : onesky.engin.umich.edu, www.sunsite.edu
- gov = nama domain untuk pemerintah (Amerika)
contoh : www.hlm.nih.gov, www.nasa.gov
- go.id = nama domain untuk pemerintah (Indonesia)
contoh : www.pnri.go.id, www.depdiknas.go.id
- id = nama domain untuk negara Indonesia
contoh : www.chip.co.id, www.tarumanegara.ac.id
- jp = nama domain untuk negara Jepang
contoh : www.env.go.jp, www.idemb.japan.go.jp
- sg = nama domain untuk negara Singapura
contoh : www.longman.com.sg, www.gov.sg
- uk = nama domain untuk negara United Kingdom (inggris)
contoh : www.chelseafc.co.uk, www.gla.ac.uk
- mil = nama domain untuk militer
contoh : www.tni-au.mil, www.tni-ad.mil
- net = nama domain untuk penyedia jasa Internet
Sebelum kalian menjelajahi internet, kalian harus terlebih dahulu
mengetahui jenis domain yang ditambahkan diakhir penulisan alamat. Nama
Domain bisa berupa negara, organisasi, atau akademik. Berikut ini adalah
beberapa nama domain yang sering kalian temui dalam internet.
- ac = Nama domain dari akademik
contoh : www.ipb.ac.id, www.itb.ac.id
- com = nama domain dari perusahaan
contoh : www.kompas.com, www.yahoo.com
- edu = nama domain untuk pendidikan (USA)
contoh : onesky.engin.umich.edu, www.sunsite.edu
- gov = nama domain untuk pemerintah (Amerika)
contoh : www.hlm.nih.gov, www.nasa.gov
- go.id = nama domain untuk pemerintah (Indonesia)
contoh : www.pnri.go.id, www.depdiknas.go.id
- id = nama domain untuk negara Indonesia
contoh : www.chip.co.id, www.tarumanegara.ac.id
- jp = nama domain untuk negara Jepang
contoh : www.env.go.jp, www.idemb.japan.go.jp
- sg = nama domain untuk negara Singapura
contoh : www.longman.com.sg, www.gov.sg
- uk = nama domain untuk negara United Kingdom (inggris)
contoh : www.chelseafc.co.uk, www.gla.ac.uk
- mil = nama domain untuk militer
contoh : www.tni-au.mil, www.tni-ad.mil
- net = nama domain untuk penyedia jasa Internet
contoh : www.akadefantasia.net, www.mathis-website.net
- org = nama domain untuk organisasi non profit
contoh : www.bsnf-indonesia.org, www.kidlink.org
- org = nama domain untuk organisasi non profit
contoh : www.bsnf-indonesia.org, www.kidlink.org
Bab 1 : Pengertian Dasar Internet dan Intranet
A. Pengertian Internet
Internet (Interconnected Network) adalah jaringan global yang menghubungkan berjuta-juta komputer di seluruh dunia melalui jalur telepon kabel maupun satelit. Komputer yang tersambung ke internet menyediakan informasi-informasi yang terbuka untuk umum, sehingga pemakai internet dapat menghubungi banyak komputer kapan saja dari seluruh penjuru dunia untuk mengirim berita, memperoleh informasi, dan transfer data. Internet menghubungkan sejumlah besar komputer di seluruh dunia menggunakan bahasa jaringan yang sama, yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
B. Pengertian Intranet
Jaringan komputer yang hampir sama dengan internet, namun cakupannya bersifat lokal biasa disebut dengan intranet. Komunikasi yang dapat dilakukan di intranet hampir sama dengan apa yang dapat dilakukan dengan internet. Tetapi karena bersifat lokal, intranet umumnya digunakan di suatu perusahaan atau organisasi. Sehingga jika intranet yang dimiliki suatu perusahaan atau lembaga ingin dapat berhubungan dengan berbagai jaringan komputer di seluruh dunia, maka intranet harus terhubung dengan internet.Internet maupun intranet telah mengubah budaya manusia dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama. Internet bagaikan perpustakaan atau sumber informasi raksasa yang memuat banyak layanan, ilmu pengetahuan, informasi, dan berbagai macam hiburan. Setiap orang ataupun perusahaan dapat menjual atau membeli barang-barang yang diperlukannya melalui internet. Dengan internet juga, setiap orang dapat berkomunikasi tanpa terbatas waktu dan tempat. Masih banyak lagi kegiatan lain yang sudah memanfaatkan internet sebagai media atau alat bantunya.
1.2 Perkembangan Internet
Sejak kapan kalian mengenal istilah internet? Pada awalnya, internet digunakan untuk kebutuhan militer Amerika Serikat. Departemen Pertahanan Amerika melalui DARPA (Departement Advanced Research Projects Agency) bekerjasama dengan beberapa Universitas di Amerika serikat sekitar tahun 1969 membentuk ARPANET (Advanced Research Projects Administration). Proyek ini pertama kali hanya menghubungkan beberapa komputer di Utah dan California, kemudian banyak universitas lain yang ingin bergabung, sehingga diputuskan untuk membagi menjadi dua jaringan, yaitu sistem jaringan untuk militer dan nonmiliter.
ARPANET dibangun dengan sasaran untuk membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.
Pada awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antarjaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya, jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tetapi lama-kelamaan disebut sebagai internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi seperti UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, dan Stanford Research Institute. Hal ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana komputer pribadi (PC). Berikutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982, disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984.
Pada tahun 1986, terbentuk National Science Foundation Network (NSFNET) yang menghubungkan para ahli di seluruh negara dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika. Sehingga akhirnya pada bulan Maret 1990, ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada, dan Jepang segera bergabung ke dalam jaringan ini.
Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access, e-mail/messaging, maupun grup diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Pada saat itu hanya ada layanan yang disebut Gopher yang hampir mirip seperti web yang kalian kenal saat ini, kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika WWW mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. WWW browser yang pertama lahir dua tahun kemudian pada tahun 1992 bernama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat sederhana, tidak secanggih browser modern yang kalian gunakan saat ini seperti Internet Explorer dan Mozilla Firefox.
Kemajuan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai online di internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 yang dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut. Sementara Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke internet bagi masyarakat umum.
Sementara itu, Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet secara komersial pada tahun 1995. Sebelumnya, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang menghubungkan universitas dengan network di luar negeri. Internet berkembang sangat pesat di Indonesia maupun di dunia internasional. Internet memberikan keuntungan yang cukup besar bagi kehidupan manusia. Pesatnya perkembangan internet di dunia dapat kalian lihat seperti yang dijabarkan pada Lampiran 1.
Untuk mengetahui perkembangan internet di dalam negeri, mari kalian perhatikan tabel berikut ini. Perkiraan resmi dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) terhadap jumlah pelanggan dan pemakai internet selama ini dan perkiraan sampai akhir tahun 2007 adalah sesuai dengan tabel berikut ini.
1.3 Kegunaan Internet Dalam Kehidupan Sehari - hari
Dalam kehidupan sehari-hari, internet banyak dimanfaatkan hampir dalam semua bidang kehidupan. Berbagai macam perusahaan, organisasi, lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan sampai perseorangan telah memanfaatkan internet untuk mencari informasi, berkomunikasi, belajar, berbisnis, sampai menikmati hiburan. Dengan berkembangnya teknologi internet, banyak aktivitas saat ini yang dapat dilakukan secara elektronik, sehingga dikenal istilah-istilah seperti e-education, e-learning, e-commerce, e-laboratory, e-dictionary, e-marketing, dan lain-lain.
Dengan menggunakan internet, maka dapat diperoleh berbagai keuntungan, antara lain adalah sebagai berikut.
1. Sarana mendapatkan informasi dengan cepat
Internet menyediakan informasi berbagai perkembangan terakhir dari kemajuan berbagai informasi perkembangan terakhir dari kemajuan teknologi, pendidikan, militer, dan lain-lain. Kalian sebagai pelajar dapat memanfaatkan internet sebagai media belajar. Melalui komputer yang terhubung dengan internet, kalian dapat mempelajari hampir semua pelajaran di sekolah seperti matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sains, dan lain-lain. Belajar secara elektronik biasa disebut dengan e-learning. Kalian dapat membaca, mendengar penjelasan, latihan serta mengerjakan soal ujian langsung di komputer dan nilainya dapat langsung kalian peroleh. Jika kalian ingin mencari informasi apapun dalam rangka menyelesaikan tugas sekolah, maka kalian dapat dengan mudah memperoleh informasi tersebut.
2. Sarana komunikasi dengan biaya murah
Internet selain menyediakan informasi, juga dapat sebagai sarana komunikasi. Dengan menggunakan IRC (Internet Relay Chat), pengguna internet dapat berkomunikasi (berkirim pesan) menggunakan keyboard melalui aplikasi messaging seperti Yahoo Messenger, mIRC, MSN Messenger, dan lain-lain. Bahkan jika PC dilengkapi dengan sound card, speaker, video card, kamera, dan lain-lain peralatan pendukung, maka kalian dapat bertelekonferensi. Bahkan internet juga dapat digunakan sebagai pengganti mesin fax. Ke tempat manapun kalian mengirimkannya, biayanya hanya dihitung dengan pulsa lokal. Surat yang biasa dikirim lewat kantor pos membutuhkan waktu lama untuk sampai ke alamat tujuan. Hal ini tidak terjadi jika kalian menggunakannya lewat internet. Sehingga hubungan dengan rekan bisnis, keluarga, maupun instansi tertentu dapat berjalan cepat dan lancar dengan internet.
3. Membentuk kelompok diskusi atau bisnis
Sebagaimana dalam masyarakat layaknya, sering terjadi suatu kelompok profesi tertentu yang saling memberikan informasi. Hal ini pun terjadi pada para pemakai internet, sehingga terbentuk kelompok diskusi atau bisnis yang tentunya kalian dapat bergabung di dalamnya seperti situs jejaring sosial Facebook (www.facebook.com) dan situs forum diskusi Kaskus (www.kaskus.us).
4. Sarana promosi
Bagi para pengusaha, mereka dapat menawarkan produknya melalui internet sehingga dengan cepat informasinya dapat langsung tersebar ke seluruh Indonesia bahkan dunia. Ada pula orang yang mendapat penghasilan yang lumayan besar dari bisnis menjual informasi di internet. Bahkan kesempatan ini pun sering dipakai oleh pihak pemerintah untuk memperkenalkan obyek wisata lewat internet.
5. Belanja Online
Bagi ibu-ibu rumah tangga, berbelanja dapat dilakukan secara online melalui internet. Mereka dapat berbelanja tanpa harus datang ke lokasi, baik itu supermarket ataupun toko-toko. Setelah terjadi kesepakatan dan telah dilakukan pembayaran, maka barang siap untuk dikirim ke tempat tujuan. Transaksi dilakukan langsung melalui internet, sedangkan uangnya ditransfer melalui bank atau menggunakan kartu kredit.
6. Mencari Lowongan kerja dan Beasiswa
Banyak juga aktivitas pencarian lowongan kerja atau penawaran kerja di internet. Hal ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh para pencari kerja maupun perusahaan-perusahaan yang mencari karyawan. Internet dapat pula digunakan sebagai media mencari beasiswa bagi para pelajar atau mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Saat ini banyak sekali tawaran beasiswa, baik bagi siswa tingkat SMA/SMK maupun mahasiswa S1 dan S2.
7. Sarana Hiburan
Selain untuk kegiatan yang serius, ternyata internet juga banyak digunakan untuk media hiburan. Menjelajah internet untuk mencari sesuatu yang baru, mengobrol santai, berkirim surat, berkenalan, serta berkirim foto sambil mendengarkan musik atau menonton video merupakan kegiatan yang menghibur. Internet juga menyajikan berbagai permainan menarik, bacaan berbagai media, komik, dan lain-lain.
8. Media pertukaran data
Dengan menggunakan e-mail, newsgroup, FTP, dan WWW (World Wide Web), para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.Daftar situs-situs yang bermanfaat dapat kalian lihat pada Lampiran 2. Coba kalian kunjungi situs-situs tersebut, semoga dapat membantu kegiatan kalian dalam kehidupan sehari-hari. Segala informasi bisa kalian dapatkan melalui internet.
Internet (Interconnected Network) adalah jaringan global yang menghubungkan berjuta-juta komputer di seluruh dunia melalui jalur telepon kabel maupun satelit. Komputer yang tersambung ke internet menyediakan informasi-informasi yang terbuka untuk umum, sehingga pemakai internet dapat menghubungi banyak komputer kapan saja dari seluruh penjuru dunia untuk mengirim berita, memperoleh informasi, dan transfer data. Internet menghubungkan sejumlah besar komputer di seluruh dunia menggunakan bahasa jaringan yang sama, yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
B. Pengertian Intranet
Jaringan komputer yang hampir sama dengan internet, namun cakupannya bersifat lokal biasa disebut dengan intranet. Komunikasi yang dapat dilakukan di intranet hampir sama dengan apa yang dapat dilakukan dengan internet. Tetapi karena bersifat lokal, intranet umumnya digunakan di suatu perusahaan atau organisasi. Sehingga jika intranet yang dimiliki suatu perusahaan atau lembaga ingin dapat berhubungan dengan berbagai jaringan komputer di seluruh dunia, maka intranet harus terhubung dengan internet.Internet maupun intranet telah mengubah budaya manusia dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan sesama. Internet bagaikan perpustakaan atau sumber informasi raksasa yang memuat banyak layanan, ilmu pengetahuan, informasi, dan berbagai macam hiburan. Setiap orang ataupun perusahaan dapat menjual atau membeli barang-barang yang diperlukannya melalui internet. Dengan internet juga, setiap orang dapat berkomunikasi tanpa terbatas waktu dan tempat. Masih banyak lagi kegiatan lain yang sudah memanfaatkan internet sebagai media atau alat bantunya.
1.2 Perkembangan Internet
Sejak kapan kalian mengenal istilah internet? Pada awalnya, internet digunakan untuk kebutuhan militer Amerika Serikat. Departemen Pertahanan Amerika melalui DARPA (Departement Advanced Research Projects Agency) bekerjasama dengan beberapa Universitas di Amerika serikat sekitar tahun 1969 membentuk ARPANET (Advanced Research Projects Administration). Proyek ini pertama kali hanya menghubungkan beberapa komputer di Utah dan California, kemudian banyak universitas lain yang ingin bergabung, sehingga diputuskan untuk membagi menjadi dua jaringan, yaitu sistem jaringan untuk militer dan nonmiliter.
ARPANET dibangun dengan sasaran untuk membuat suatu jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari pemusatan informasi di satu titik yang dipandang rawan untuk dihancurkan apabila terjadi peperangan. Dengan cara ini diharapkan apabila satu bagian dari jaringan terputus, maka jalur yang melalui jaringan tersebut dapat secara otomatis dipindahkan ke saluran lainnya.
Pada awal 1980-an, ARPANET terpecah menjadi dua jaringan, yaitu ARPANET dan Milnet (sebuah jaringan militer), akan tetapi keduanya mempunyai hubungan sehingga komunikasi antarjaringan tetap dapat dilakukan. Pada mulanya, jaringan interkoneksi ini disebut DARPA Internet, tetapi lama-kelamaan disebut sebagai internet saja. Sesudahnya, internet mulai digunakan untuk kepentingan akademis dengan menghubungkan beberapa perguruan tinggi seperti UCLA, University of California at Santa Barbara, University of Utah, dan Stanford Research Institute. Hal ini disusul dengan dibukanya layanan Usenet dan Bitnet yang memungkinkan internet diakses melalui sarana komputer pribadi (PC). Berikutnya, protokol standar TCP/IP mulai diperkenalkan pada tahun 1982, disusul dengan penggunaan sistem DNS (Domain Name Service) pada 1984.
Pada tahun 1986, terbentuk National Science Foundation Network (NSFNET) yang menghubungkan para ahli di seluruh negara dengan 5 buah pusat super komputer. Jaringan ini kemudian berkembang untuk menghubungkan berbagai jaringan akademis lainnya yang terdiri atas universitas dan konsorsium-konsorsium riset. NSFNET kemudian mulai menggantikan ARPANET sebagai jaringan riset utama di Amerika. Sehingga akhirnya pada bulan Maret 1990, ARPANET secara resmi dibubarkan. Pada saat NSFNET dibangun, berbagai jaringan internasional didirikan dan dihubungkan ke NSFNET. Australia, negara-negara Skandinavia, Inggris, Perancis, jerman, Kanada, dan Jepang segera bergabung ke dalam jaringan ini.
Pada awalnya, internet hanya menawarkan layanan berbasis teks, meliputi remote access, e-mail/messaging, maupun grup diskusi melalui newsgroup (Usenet). Layanan berbasis grafis seperti World Wide Web (WWW) saat itu masih belum ada. Pada saat itu hanya ada layanan yang disebut Gopher yang hampir mirip seperti web yang kalian kenal saat ini, kecuali sistem kerjanya yang masih berbasis teks. Kemajuan berarti dicapai pada tahun 1990 ketika WWW mulai dikembangkan oleh CERN (Laboratorium Fisika Partikel di Swiss) berdasarkan proposal yang dibuat oleh Tim Berners-Lee. WWW browser yang pertama lahir dua tahun kemudian pada tahun 1992 bernama Viola. Viola diluncurkan oleh Pei Wei dan didistribusikan bersama CERN WWW. Tentu saja web browser yang pertama ini masih sangat sederhana, tidak secanggih browser modern yang kalian gunakan saat ini seperti Internet Explorer dan Mozilla Firefox.
Kemajuan berarti lainnya terjadi pada 1993 ketika InterNIC didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Bersamaan dengan itu, Gedung Putih (White House) mulai online di internet dan pemerintah Amerika Serikat meloloskan National Information Infrastructure Act. Penggunaan internet secara komersial dimulai pada 1994 yang dipelopori oleh perusahaan Pizza Hut. Sementara Internet Banking pertama kali diaplikasikan oleh First Virtual. Setahun kemudian, Compuserve, America Online, dan Prodigy mulai memberikan layanan akses ke internet bagi masyarakat umum.
Sementara itu, Indonesia baru bisa menikmati layanan Internet secara komersial pada tahun 1995. Sebelumnya, beberapa perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia telah terlebih dahulu tersambung dengan jaringan internet melalui gateway yang menghubungkan universitas dengan network di luar negeri. Internet berkembang sangat pesat di Indonesia maupun di dunia internasional. Internet memberikan keuntungan yang cukup besar bagi kehidupan manusia. Pesatnya perkembangan internet di dunia dapat kalian lihat seperti yang dijabarkan pada Lampiran 1.
Untuk mengetahui perkembangan internet di dalam negeri, mari kalian perhatikan tabel berikut ini. Perkiraan resmi dari APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia) terhadap jumlah pelanggan dan pemakai internet selama ini dan perkiraan sampai akhir tahun 2007 adalah sesuai dengan tabel berikut ini.
1.3 Kegunaan Internet Dalam Kehidupan Sehari - hari
Dalam kehidupan sehari-hari, internet banyak dimanfaatkan hampir dalam semua bidang kehidupan. Berbagai macam perusahaan, organisasi, lembaga pemerintahan, lembaga pendidikan sampai perseorangan telah memanfaatkan internet untuk mencari informasi, berkomunikasi, belajar, berbisnis, sampai menikmati hiburan. Dengan berkembangnya teknologi internet, banyak aktivitas saat ini yang dapat dilakukan secara elektronik, sehingga dikenal istilah-istilah seperti e-education, e-learning, e-commerce, e-laboratory, e-dictionary, e-marketing, dan lain-lain.
Dengan menggunakan internet, maka dapat diperoleh berbagai keuntungan, antara lain adalah sebagai berikut.
1. Sarana mendapatkan informasi dengan cepat
Internet menyediakan informasi berbagai perkembangan terakhir dari kemajuan berbagai informasi perkembangan terakhir dari kemajuan teknologi, pendidikan, militer, dan lain-lain. Kalian sebagai pelajar dapat memanfaatkan internet sebagai media belajar. Melalui komputer yang terhubung dengan internet, kalian dapat mempelajari hampir semua pelajaran di sekolah seperti matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, sains, dan lain-lain. Belajar secara elektronik biasa disebut dengan e-learning. Kalian dapat membaca, mendengar penjelasan, latihan serta mengerjakan soal ujian langsung di komputer dan nilainya dapat langsung kalian peroleh. Jika kalian ingin mencari informasi apapun dalam rangka menyelesaikan tugas sekolah, maka kalian dapat dengan mudah memperoleh informasi tersebut.
2. Sarana komunikasi dengan biaya murah
Internet selain menyediakan informasi, juga dapat sebagai sarana komunikasi. Dengan menggunakan IRC (Internet Relay Chat), pengguna internet dapat berkomunikasi (berkirim pesan) menggunakan keyboard melalui aplikasi messaging seperti Yahoo Messenger, mIRC, MSN Messenger, dan lain-lain. Bahkan jika PC dilengkapi dengan sound card, speaker, video card, kamera, dan lain-lain peralatan pendukung, maka kalian dapat bertelekonferensi. Bahkan internet juga dapat digunakan sebagai pengganti mesin fax. Ke tempat manapun kalian mengirimkannya, biayanya hanya dihitung dengan pulsa lokal. Surat yang biasa dikirim lewat kantor pos membutuhkan waktu lama untuk sampai ke alamat tujuan. Hal ini tidak terjadi jika kalian menggunakannya lewat internet. Sehingga hubungan dengan rekan bisnis, keluarga, maupun instansi tertentu dapat berjalan cepat dan lancar dengan internet.
3. Membentuk kelompok diskusi atau bisnis
Sebagaimana dalam masyarakat layaknya, sering terjadi suatu kelompok profesi tertentu yang saling memberikan informasi. Hal ini pun terjadi pada para pemakai internet, sehingga terbentuk kelompok diskusi atau bisnis yang tentunya kalian dapat bergabung di dalamnya seperti situs jejaring sosial Facebook (www.facebook.com) dan situs forum diskusi Kaskus (www.kaskus.us).
4. Sarana promosi
Bagi para pengusaha, mereka dapat menawarkan produknya melalui internet sehingga dengan cepat informasinya dapat langsung tersebar ke seluruh Indonesia bahkan dunia. Ada pula orang yang mendapat penghasilan yang lumayan besar dari bisnis menjual informasi di internet. Bahkan kesempatan ini pun sering dipakai oleh pihak pemerintah untuk memperkenalkan obyek wisata lewat internet.
5. Belanja Online
Bagi ibu-ibu rumah tangga, berbelanja dapat dilakukan secara online melalui internet. Mereka dapat berbelanja tanpa harus datang ke lokasi, baik itu supermarket ataupun toko-toko. Setelah terjadi kesepakatan dan telah dilakukan pembayaran, maka barang siap untuk dikirim ke tempat tujuan. Transaksi dilakukan langsung melalui internet, sedangkan uangnya ditransfer melalui bank atau menggunakan kartu kredit.
6. Mencari Lowongan kerja dan Beasiswa
Banyak juga aktivitas pencarian lowongan kerja atau penawaran kerja di internet. Hal ini tentu sangat dirasakan manfaatnya oleh para pencari kerja maupun perusahaan-perusahaan yang mencari karyawan. Internet dapat pula digunakan sebagai media mencari beasiswa bagi para pelajar atau mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Saat ini banyak sekali tawaran beasiswa, baik bagi siswa tingkat SMA/SMK maupun mahasiswa S1 dan S2.
7. Sarana Hiburan
Selain untuk kegiatan yang serius, ternyata internet juga banyak digunakan untuk media hiburan. Menjelajah internet untuk mencari sesuatu yang baru, mengobrol santai, berkirim surat, berkenalan, serta berkirim foto sambil mendengarkan musik atau menonton video merupakan kegiatan yang menghibur. Internet juga menyajikan berbagai permainan menarik, bacaan berbagai media, komik, dan lain-lain.
8. Media pertukaran data
Dengan menggunakan e-mail, newsgroup, FTP, dan WWW (World Wide Web), para pengguna internet di seluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.Daftar situs-situs yang bermanfaat dapat kalian lihat pada Lampiran 2. Coba kalian kunjungi situs-situs tersebut, semoga dapat membantu kegiatan kalian dalam kehidupan sehari-hari. Segala informasi bisa kalian dapatkan melalui internet.
Rangkuman
• Formula adalah bentuk penghitungan yang kamu buat sendiri dengan tujuan tertentu, misalnya untuk menjumlahkan, mengurangkan, dan mengalikan.
• Function adalah rumus yang telah disediakan oleh Microsoft Excel yang membantu proses penghitungan.
• Sum berfungsi untuk menjumlahkan isi sebuah range.
• Average berfungsi untuk mendapatkan nilai rata-rata range.
• Max berfungsi untuk mendapatkan nilai terbesar dari sebuah range.
• Count berfungsi untuk menghitung jumlah data dari sebuah range.
• Function adalah rumus yang telah disediakan oleh Microsoft Excel yang membantu proses penghitungan.
• Sum berfungsi untuk menjumlahkan isi sebuah range.
• Average berfungsi untuk mendapatkan nilai rata-rata range.
• Max berfungsi untuk mendapatkan nilai terbesar dari sebuah range.
• Count berfungsi untuk menghitung jumlah data dari sebuah range.
Bab 8 : Fungsi Dasar Lembar Kerja Excel
A. Memahami Rumus dan Fungsi Lembar Kerja Excel Rumus (formula) adalah salah satu bentuk perhitungan yang dibuat untuk tujuan tertentu, misalnya menjumlahkan, mengurangkan, dan mengalikan.Fungsi (function) adalah rumus siap pakai yang digunakan sebagai alat untuk membantu proses perhitungan. Fungsi-fungsi dibagi menjadi beberapa kelompok fungsi, yaitu sebagai berikut.
- Fungsi yang paling terakhir digunakan.
- Fungsi keuangan.
- Fungsi tanggal dan waktu.
- Fungsi matematika dan trigonometri.
- Fungsi statistik.
- Fungsi pembacaan tabel dan referensi.
- Fungsi logika.
- Fungsi teks.
- Fungsi baris data.
- Fungsi informasi.
Untuk menghitung data-data berjenis angka yang tedapat pada baris 4-13 pada gambar di bawah, ikuti langkah-langkah berikut.
• Klik pada kolom yang ingin dihitung.
• Awali rumus dengan tanda “=”.
• Klik sel yang ingin dihitung.
• Tekan tombol Enter.
Sebagai contoh,
• Klik kolom E4.
• Setiap awal perhitungan harus menggunakan “=”.
• Setelah itu, klik sel yang ingin dihitung, contoh C4-D4.
• Tekan tombol Enter.
Hasil dari rumus matematika akan tampak seperti pada gambar dibawah. Setelah itu kamu dapat menyalin rumus dari sel E4 karena cara perhitungan (E5-E13) = E4.
B. Penggunaan Nilai Absolut
Nilai Absolut merupakan nilai yang tidak pernah berubah. Nilai absolut ini tidak berubah meski telah dipindahkan atau dikopi ke dalam sel lain. Hal ini sangat berguna untuk mempermudah dan mempercepat proses. Agar kamu lebih mudah memahami, lihatlah contoh berikut ini. Pada tabel di bawah, kamu akan membuat tabel perkalian 5, 6, dan 7. Agar lebih mudah dan cepat menghitungnya kamu dapat menggunakan rumus absolut, yaitu F4.
• Buatlah tabel.
• Data masukan yaitu perkalian 5, 6, dan 7.
• Pada kolom perkalian masukan data 1-10.
• Sorot pada sel B5.
• Klik pada sel A5 kemudian tekan tombol * (perkalian) dan klik pada sel B5 kemudian tekan tombol F4.
• Tekan Enter.
• Kemudian salinlah rumus tersebut dengan cara mengcopy.
C. Penggunaan Fungsi Statistik Dasar
Fungsi statistik dasar
1. Sum berfungsi untuk menjumlahkan isi sebuah Range.
=SUM(range)
2. Average berfungsi untuk mendapatkan rata-rata Range.
=Average(range)
3. Max berfungsi untuk mendapatkan nilai terbesar dari sebuah Range.
=Max(range)
4. Min berfungsi untuk mendapatkan nilai terkecil dari sebuah Range.
=Min(range)
5. Count berfungsi untuk menghitung jumlah data dari sebuah Range.
=Count(range)
Untuk menghitung total keseluruhan menggunakan rumus =Sum(range),
D. Penggunaan Fungsi Logika IF
=IF(Logika Ekspresi; Nilai jika benar; Nilai jika salah)
Untuk mengisi nilai huruf pada tabel di bawah dengan ketentuan:
- Nilai angka lebih kecil sama dengan 5 maka nilai hurufnya C.
- Nilai angka lebih kecil dari 8 maka nilai hurufnya B.
- Selain itu, nilai hurufnya A.
Rumusnya menjadi:
=IF(B4<=5;”C”;IF(B4<8;”B”;”A”))
Setelah itu, Copy rumus ke bawah hingga ke sel C8.
E. Penggunaan CountIF
=CountIF (Range;kriteria)
CountIF (Range;kriteria) digunakan untuk menghitung jumlah kehadiran Tim basket putra berdasarkan kriteria “x”.
F. Penggunaan Fungsi SumIF
=SumIF(Range; Kriteria; Sum Range)
Digunakan untuk menghitung total anak yang bernilai A menggunakan rumus =SumIF(B5:B16;”A”;C5- C16). Adapun untuk menghitung total anak yang bernilai B dan C, kamu dapat menggunakan rumus yang sama, hanya “A” tadi diganti dengan “B” atau “C”. Jadi, untuk menghitung total anak dengan nilai “B” dan Total nilai “C” menggunakan rumus yang sama, tetapi mengganti kriterianya, contoh: =SumIF(B5:B16;”B”;C5:C16).
- Fungsi yang paling terakhir digunakan.
- Fungsi keuangan.
- Fungsi tanggal dan waktu.
- Fungsi matematika dan trigonometri.
- Fungsi statistik.
- Fungsi pembacaan tabel dan referensi.
- Fungsi logika.
- Fungsi teks.
- Fungsi baris data.
- Fungsi informasi.
Untuk menghitung data-data berjenis angka yang tedapat pada baris 4-13 pada gambar di bawah, ikuti langkah-langkah berikut.
• Klik pada kolom yang ingin dihitung.
• Awali rumus dengan tanda “=”.
• Klik sel yang ingin dihitung.
• Tekan tombol Enter.
Sebagai contoh,
• Klik kolom E4.
• Setiap awal perhitungan harus menggunakan “=”.
• Setelah itu, klik sel yang ingin dihitung, contoh C4-D4.
• Tekan tombol Enter.
Hasil dari rumus matematika akan tampak seperti pada gambar dibawah. Setelah itu kamu dapat menyalin rumus dari sel E4 karena cara perhitungan (E5-E13) = E4.
B. Penggunaan Nilai Absolut
Nilai Absolut merupakan nilai yang tidak pernah berubah. Nilai absolut ini tidak berubah meski telah dipindahkan atau dikopi ke dalam sel lain. Hal ini sangat berguna untuk mempermudah dan mempercepat proses. Agar kamu lebih mudah memahami, lihatlah contoh berikut ini. Pada tabel di bawah, kamu akan membuat tabel perkalian 5, 6, dan 7. Agar lebih mudah dan cepat menghitungnya kamu dapat menggunakan rumus absolut, yaitu F4.
• Buatlah tabel.
• Data masukan yaitu perkalian 5, 6, dan 7.
• Pada kolom perkalian masukan data 1-10.
• Sorot pada sel B5.
• Klik pada sel A5 kemudian tekan tombol * (perkalian) dan klik pada sel B5 kemudian tekan tombol F4.
• Tekan Enter.
• Kemudian salinlah rumus tersebut dengan cara mengcopy.
C. Penggunaan Fungsi Statistik Dasar
Fungsi statistik dasar
1. Sum berfungsi untuk menjumlahkan isi sebuah Range.
=SUM(range)
2. Average berfungsi untuk mendapatkan rata-rata Range.
=Average(range)
3. Max berfungsi untuk mendapatkan nilai terbesar dari sebuah Range.
=Max(range)
4. Min berfungsi untuk mendapatkan nilai terkecil dari sebuah Range.
=Min(range)
5. Count berfungsi untuk menghitung jumlah data dari sebuah Range.
=Count(range)
Untuk menghitung total keseluruhan menggunakan rumus =Sum(range),
D. Penggunaan Fungsi Logika IF
=IF(Logika Ekspresi; Nilai jika benar; Nilai jika salah)
Untuk mengisi nilai huruf pada tabel di bawah dengan ketentuan:
- Nilai angka lebih kecil sama dengan 5 maka nilai hurufnya C.
- Nilai angka lebih kecil dari 8 maka nilai hurufnya B.
- Selain itu, nilai hurufnya A.
Rumusnya menjadi:
=IF(B4<=5;”C”;IF(B4<8;”B”;”A”))
Setelah itu, Copy rumus ke bawah hingga ke sel C8.
E. Penggunaan CountIF
=CountIF (Range;kriteria)
CountIF (Range;kriteria) digunakan untuk menghitung jumlah kehadiran Tim basket putra berdasarkan kriteria “x”.
F. Penggunaan Fungsi SumIF
=SumIF(Range; Kriteria; Sum Range)
Digunakan untuk menghitung total anak yang bernilai A menggunakan rumus =SumIF(B5:B16;”A”;C5- C16). Adapun untuk menghitung total anak yang bernilai B dan C, kamu dapat menggunakan rumus yang sama, hanya “A” tadi diganti dengan “B” atau “C”. Jadi, untuk menghitung total anak dengan nilai “B” dan Total nilai “C” menggunakan rumus yang sama, tetapi mengganti kriterianya, contoh: =SumIF(B5:B16;”B”;C5:C16).
Langganan:
Postingan (Atom)